Senin, 21 September 2015

Tiru Singapura, Risma Siapkan JLLB untuk Emergency Landing

Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menjadikan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) yang sedang dibangun sebagai emergency landing. Jalan selebar 55 meter ini nantinya bisa didarati pesawat jenis Boeing 737-800.

"Yang di tengah (Benowo), planing saya untuk pendaratan darurat seperti di Singapura," kata Risma dalam peresmian pengerjaan JLLB di Ciputra, Selasa (22/9/2015).

Kenapa emergency landing dipilih di jalan raya? Karena menurut Risma pendaratan darurat pesawat tidak mungkin dilakukan di Kali Lamong maupun Kali Brantas.


"Kita siapkan saja. Karena kalau emergency landing di Kali Lamong maupun Kali Brantas tidak mungkin karena kondisinya belok belok. Pokoknya kemarin saya hitung sendiri bener saya hitung, wong walikotane insinyur," ujar Risma yang mendapat tepuk tangan dari undangan yang hadir.

Ia menjelaskan, JLLB yang 80 persen menggunakan lahan milik pengembang perumahan akan memiliki 2 jalur dengan setiap jalur punya 7 lajur.

"Nanti untuk lokasi emergency landing di tengah tidak akan ada barrier, sehingga tidak ada halangan serta lajur lambat lebih luas dibanding lajur cepat, agar ekonmi masyarakat lebih cepat berkembang," pungkas Risma.

JLLB yang mempunyai panjang 19,8 km dengan lebar 55 meter ini dikerjakan secara bertahap. Tahap pertama sekitar 2,18 km meliputi Kecamatan Lakarsantri-perbatasan Kabupaten Gresik.

Tahap II sepanjang 6,45 yang menghubungkan Lakarsantri-Raya Sememi. Tahap selanjutnya Raya Sememi-Romokalisari sepanjang 3,85 Km, dan terakhir tahap IV yang menghubungkan Raya Sememi-Raya Tambak Osowilangun. (bdh/bdh)

Sumber. http://m.detik.com/news/jawatimur/3025515/tiru-singapura-risma-siapkan-jllb-untuk-ltigtemergency-landingltigt
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar